Apa Itu PROPER dan Mengapa Perusahaan Perlu Memahaminya?

ENSINDO PROPER Knowledge Series #02 PROPER sebaiknya tidak hanya dilihat dari warna yang diperoleh perusahaan. Yang lebih penting adalah memahami fungsi PROPER sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan. Dengan pemahaman tersebut, perusahaan dapat mulai melihat PROPER bukan sebagai agenda yang datang setahun sekali, tetapi sebagai salah satu referensi untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

ENSINDO

8/31/20262 min read

PROPER sering dikenal dari hasil akhirnya: perusahaan mendapat peringkat warna tertentu.

Padahal, sebelum sampai ke tahap itu, PROPER punya fungsi yang lebih mendasar.

Dalam Permen LH/BPLH Nomor 7 Tahun 2025, PROPER didefinisikan sebagai program pembinaan kepada penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pembinaan tersebut dilakukan melalui evaluasi kinerja dan pemberian penghargaan.

Sederhananya, PROPER adalah salah satu cara pemerintah melihat bagaimana perusahaan menjalankan pengelolaan lingkungannya.

PROPER bukan sekadar penilaian tahunan

Kalau PROPER hanya dipandang sebagai agenda tahunan, biasanya perusahaan baru mulai sibuk ketika periode penilaian sudah dekat.

Padahal fungsi PROPER lebih luas dari itu.

PROPER dapat membantu perusahaan melihat apakah pengelolaan lingkungan yang dijalankan selama ini sudah cukup tertata atau masih memiliki bagian yang perlu diperbaiki.

Dengan cara pandang seperti ini, PROPER bukan hanya menjadi sesuatu yang “harus dihadapi”, tetapi juga bisa digunakan sebagai alat evaluasi internal perusahaan.

Mengapa perusahaan perlu memahaminya?

Karena pengelolaan lingkungan tidak berjalan sendiri.

Di dalam sebuah perusahaan, kegiatan lingkungan biasanya berhubungan dengan banyak fungsi lain: operasional, engineering, produksi, procurement, legal, HR, hingga manajemen.

Kalau tim hanya memahami PROPER ketika penilaian sudah dimulai, koordinasi biasanya menjadi lebih berat.

Sebaliknya, ketika perusahaan memahami sejak awal apa fungsi PROPER dan bagaimana posisi PROPER dalam pengelolaan lingkungan, setiap bagian akan lebih mudah memahami kenapa data, pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan lingkungan perlu dilakukan secara konsisten.

PROPER juga membantu manajemen melihat risiko lebih awal

Bagi manajemen, manfaat memahami PROPER bukan sekadar mengetahui peringkat perusahaan.

Yang lebih penting adalah mengetahui:

apakah ada bagian dari pengelolaan lingkungan yang berpotensi menjadi masalah jika tidak segera diperbaiki.

Karena itu, PROPER dapat menjadi salah satu referensi untuk melihat posisi pengelolaan lingkungan perusahaan secara lebih objektif.

Semakin awal suatu kelemahan diketahui, semakin besar ruang perusahaan untuk memperbaikinya.

Bukan hanya urusan tim lingkungan

Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah menganggap PROPER sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim Environment atau HSE.

Padahal pelaksanaan pengelolaan lingkungan hampir selalu melibatkan banyak bagian.

Misalnya:

  1. data produksi berasal dari produksi,

  2. jam operasi peralatan berasal dari engineering,

  3. dokumen kerja sama ada di procurement atau legal,

  4. kompetensi personel berhubungan dengan HR,

  5. sedangkan implementasinya berjalan di lapangan.

Karena itu, pemahaman dasar mengenai PROPER penting tidak hanya bagi PIC lingkungan, tetapi juga bagi manajemen dan bagian lain yang datanya ikut mendukung pengelolaan lingkungan perusahaan.

Cara paling sederhana memahami PROPER

Kalau harus dijelaskan dalam satu kalimat:

PROPER adalah cara untuk melihat seberapa baik perusahaan mengelola tanggung jawab lingkungannya.

Itu titik awalnya.

Detail mengenai apa yang dinilai, bagaimana perusahaan dinilai, bagaimana pemeringkatan dilakukan, hingga apa yang dibutuhkan untuk menuju Hijau dan Emas akan kita bahas secara terpisah dalam artikel-artikel berikutnya.

Sebagai perusahaan konsultan lingkungan hidup, ENSINDO melihat bahwa pemahaman dasar seperti ini penting supaya PROPER tidak hanya menjadi pekerjaan administratif menjelang penilaian, tetapi benar-benar dipahami sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan perusahaan.

Kesimpulan

PROPER sebaiknya tidak hanya dilihat dari warna yang diperoleh perusahaan.

Yang lebih penting adalah memahami fungsi PROPER sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan.

Dengan pemahaman tersebut, perusahaan dapat mulai melihat PROPER bukan sebagai agenda yang datang setahun sekali, tetapi sebagai salah satu referensi untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Pada artikel berikutnya, kita akan membahas:

Perusahaan Apa Saja yang Dapat Menjadi Peserta PROPER?

Di sana baru kita masuk ke kriteria penapisan dan penetapan peserta berdasarkan Permen LH/BPLH Nomor 7 Tahun 2025.

Tentang ENSINDO PROPER Knowledge Series

ENSINDO merupakan perusahaan konsultan lingkungan hidup yang membantu perusahaan dalam pengelolaan kepatuhan lingkungan dan pendampingan PROPER.

ENSINDO PROPER Knowledge Series disusun untuk membantu perusahaan memahami regulasi PROPER dengan bahasa yang lebih sederhana dan praktis.

Better Visibility. Better Decisions. Better Compliance.

PT Envitama Solusi Indonesia

(ENSINDO)

The Environmental Compliance Execution Company

Address:

Taman Setiabudi Indah 2 Blok 2 No. 22, Medan Sunggal. Medan, Sumatera Utara

Email:

solusiensindo@ensindo.com

WA:

6281367769795

© 2026 PT Envitama Solusi Indonesia. All rights reserved.